Resensi “Orang-Orang Proyek” – Ahmad Tohari

Resensi Novel “ORANG-ORANG PROYEK”

oleh Yudio Azzani

Orang-Orang Proyek merupakan salah satu dari karya Ahmad Tohari selain novel Ronggeng Dukuh Paruk dan Belantik. Novel yang dicetak tahun 2007 oleh PT Gramedia Pustaka Utama ini menceritakan tentang kehidupan Ir. Kabul yang bekerja sebagai kepala proyek pembangunan jembatan di pinggiran sungai Cibawor.

Ir. Kabul merupakan eks aktivis kampus yang berjiwa idealis yang sangat menentang kecurangan pemerintah pada masa itu. Berlatar belakang zaman Orde Baru 1991, dimana pada saat itu terjadi kampanye partai politik untuk menggaet simpati masyarakat pada pemilihan umum berikutnya . Basar, kepala desa yang merupakan temen kampus Kabul yang juga mantan aktivis menghadapi masalah yang sama. Antara membela kepentingan partai politik atau berpegang teguh pada pendiriannya sebagai seorang idelis.

Cerita berawal dari Ir. Kabul yang diberi kepercayaan sebagai kepala proyek pembangunan jembatan di pinggiran sungai Cibawor. Ia merasa direcoki dengan penyelewangan dana pembangunan untuk kepantingan pejabat, akibatnya pembangunan jembatan tidak sesuai dengan mutu dan target yang telah ditetapkan. Selain itu ia juga mengalami konflik batin ketika jiwa idealisnya goyah oleh Ir. Dalkijo yang merupakan atasannya. Ia berpendapat bahwa hal seperti itu sudah lumrah terjadi pada setiap pembangunan. Penyelewengan dana untuk kepentingan partai politik dan pribadi.

Ir. Kabul merasa bertanggung jawab atas masalah ini, proyeknya berjalan dengan tidak lancar, mutu jembatan yang rendah karena dana yang digunakan juga dipakai untuk hal yang lain. Ia merasa dibebani target yang berat, dimana jembatan harus selesai pada waktu yang ditentukan sebagai media kampanye partai Golongan Lestari Menang, sedangkan mutu jembatan buruk dan mungkin hanya bertahan beberapa tahun.

Selain itu konflik pribadi antara Ir. Kabul dan Wati, sekretaris yang terang-terangan sangat menyukai Ir. Kabul. Namun Ir. Kabul yang juga seorang bujangan tua dengan tegas menolak rasa ketertarikan Wati terhadap dirinya karena ia tahu Wati berstatus sebagai pacar orang lain. Seiring berjalannya cerita  berbagai konflik bermunculan, antara Ir. Kabul dan Baldun yang meminta dana pembangunan untuk pembangunan mesjid dan konflik dengan Pak Martasatang.

Buku karya Ahmad Tohari ini layak dibaca karena ia secara detail dan gamblang menceritakan realita sosial yang terjadi pada masa itu dan juga penggambaran tokoh Ir. Kabul yang seolah pembaca bisa merasakan konflik yang terjadi dalam dirinya.

Judul                            : Orang-Orang Proyek

Pengarang                   : Ahmad Tohari

Penerbit                       : PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tahun                            : 2007

Jumlah Halaman      : 220

Harga                            : Rp. 31.000

About these ads

5 comments

  1. ane udah baca ne buku.. mantap dah d^^b

    1. Beuh mantap mas bro, karya2 Tohari emang oke punya, ane abis baca Kubah. Sedapp karyanya, walopun fiksi tapi realita jadi masuk logika pembaca. Coba baca Kubah juga mantap!!

      1. klo Dukuh Ronggeng, ente udah baca belum gan, ane pengen punya tu buku..

      2. belom gan, baru baca dikit doang cuma beberapa bagian, itu tentang tukang batu kan ya? Nanti ane minjem di perpus deh, itu salah satu karya terbaiknya, trilogi ronggeng dukuh paruk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: